Tampilkan postingan dengan label JAVA MOKLET. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label JAVA MOKLET. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Maret 2012

GUI --> SWT (Standard Widget Toolkit)

APAKAH SWT ITU?

SWT pada dasarnya adalah GUI-library yang terintegrasi di dalam Eclipse sebagai fondasi GUI.
Dalam hirarki Platform [3], SWT berada di dalam workbench Eclipse (gambar 1), yang merupakan dasar tampilan Eclipse tersebut. SWT secara khusus memang dikembangkan untuk Eclipse.



Walau masih relatif baru, SWT mulai menggoyang dominasi AWT dan Swing, karena beberapa
kelebihannya, seperti:
->>Komponen SWT didesain untuk efisiensi, akses yang portable terhadap fasilitas UI (user
interface) di mana SWT diimplementasi dan dikembangkan.
->>SWT lebih cepat dibandingkan Swing.
->> Native look & feel, di platform mana pun SWT berada, tampilannya telah disesuaikan dengan
platform tersebut, seperti Linux, OS X dan Windows.
->>Desain yang bersih, sederhana, dan simpel.
->> Open source, siapa pun boleh melihat source code dari SWT dan boleh mengembangkan
sendiri.


Beberapa kelemahan SWT seperti kurangnya portabilitas, dalam arti pengembang mesti terlebih
dahulu men-download SWT. Umurnya yang masih sangat muda, mengakibatkan dokumentasi,
buku-buku terhitung sedikit. Akan tetapi SWT merupakan alternatif yang sangat menarik untuk dikembangkan, terutama dalam pengembangan Java-GUI menggunakan Eclipse.


STRUKTUR SWT

SWT memilik struktur [4] yang lebih kompleks ketimbang AWT dan Swing. Berikut ini istilah-istilah
penting SWT :
->>Widget : Komponen dasar dari SWT, abstrak.
->> Control : Widget yang memiliki basis dari system operasi, seperti Button, Label, Text, dan
lain-lain.
->> Composite : Control yang dapat mempunyai control lainnya.
->>Item : Widget yang berada di dalam Control, seperti List, Table, dan lain-lain.

“HELLO WORLD” DENGAN SWT
  • Anda membutuhkan "link" ke pustaka SWT. Ada dua cara untuk melakukannya :
1.    Menggunakan pustaka SWT bawaan dari Eclipse. Untuk ini Anda tidak perlu mendownload apa-apa. Pustaka SWT bawaan eclipse terdapat pada direktori Eclipse Anda, misalnya pada Windows (C:\eclipse\plugins\org.eclipse.swt.win32.win32.x86_3.4.1.v3449c.jar) atau pada Linux (eclise/plugins/org.eclipse.swt.gtk.linux.x86_3.4.1.v3452b.jar)

2.    Menggunakan pustaka SWT beserta sumber kodenya untuk dokumentasi lebih lengkap. Pustaka SWT ini bisa diunduh pada alamat berikut : http://www.eclipse.org/swt/. Pilih Releases -> Stable -> (platform Anda, misalnya Windos atau Linux). Setelah diunduh, import ke dalam Eclipse seperti Anda mengimport proyek-proyek pada website ini, yaitu dengan File -> Import -> General -> Existing Projects Into Workspace -> Select Archieve File -> (file zip SWT hasil download) -> Finish. Langkah ini hanya dilakukan satu kali saja.

Pada kali ini saya memakai cara yang pertama, karena tidak perlu mendownload apa-apa.
LANGKAH-LANGKAHNYA ADALAH SEBAGAI BERIKUT :
1.  Buat project baru dari Eclipse, File -> New -> Java Project, kemudian isi Project Name dengan HelloSWT dan click Next 


 d
  • Kita harus menambahkan pustaka SWT ke dalam project kita
2.    Jika Anda menggunakan SWT bawaan Eclipse seperti di atas klik kanan pada project pilih properties dan pilih java build path. Klik Add External JAR, kemudian navigasi ke direktori plugin di dalam instalasi Eclipse Anda. Misalnya di komputer saya, direktori itu berada di C:\eclipse\plugins. Pilih JAR untuk SWT pada direktori tersebut. Namanya tergantung dari sistem operasi Anda, misalnya pada Windows file ini bernama org.eclipse.swt.win32.win32.x86_3.4.1.v3449c. Klik OK setelah file ini ditambahkan di dalam folder Libraries.





3. Kemudian klik kanan pada folder src, dan pilih New -> Class. Isi nama kelas dengan HelloSWT, nama package dengan helloswt, dan tik "public static void main(String[] args)" untuk membuat metode main() secara otomatis.




  • Ketik kode berikut ini di dalam metode main()
        Display display = new Display();
        Shell shell = new Shell(display);
        shell.setLayout( new RowLayout());
        Label label = new Label(shell, SWT.NONE);
        label.setText("Hello, World!");
        shell.pack();
        shell.open();
        while (!shell.isDisposed())
            if (!display.readAndDispatch())
                display.sleep();
        display.dispose();
        label.dispose();


4.  Perhatikan bahwa Display, Shell, RowLayout dan Label diberi tanda merah sebagai tanda bahwa kesalahan program terjadi.

5.    Sekarang pindahkan mouse Anda pada kesalahan pada kelas Display. Eclipse akan memberi tahu Anda kesalahan apa yang terjadi. Pada contoh ini, kelas 'Display' belum diketahui oleh Eclipse. Klik pada pilihan Import 'Display' (org.eclipse.swt.widgets).  Lihat sekarang di awal program Anda Eclipse menambahkan import org.eclipse.swt.widgets.Display; secara otomatis.



6.    Lakukan hal yang sama pada semua kesalahan, yaitu Shell, Label, RowLayout dan SWT.NONE, sehingga tidak ada lagi kesalahan yang dilaporkan oleh Eclipse.

7.   Untuk menjalankan program Anda, klik tombol Run seperti pada gambar berikut.



8.    Berikut ini adalah tampilan program SWT

GUI --> SWING

MENGAPA MEMAKAI SWING? 

Java swing running di ruang lingkup desktop. Jika selama ini kita membuat aplikasi java masih berorientasi console (layar DOS, hitam putih) maka dengan library swing ini kita bisa membuat aplikasi dengan antarmuka yang jauh lebih menarik bagi pengguna. Kita bisa menambahkan form, text field, tombol, combo box, mengubah warna dan sebagainya.
Mengembangkan aplikasi swing dilakukan dengan dua tahap, yaitu mendesain layout tampilannya dan menuliskan source code programnya. Di dalam Netbeans bisa kita mulai dengan membuat project baru dengan tipe “desktop application”. Ikuti petunjuknya dan kita akan otomatis disiapkan 3 buah file .java sekaligus, yaitu file about, file view dan file programnya.
Menambahkan komponen ke panel utama (main panel) dilakukan dengan drag n drop komponen dari jendela “palette”. Sedangkan untuk mengubah atribut masing-masing komponen dilakukan dengan mengakses jendela properties di sebelah kanan.


Struktur Komponen Swing

Secara arsitektur, Swing dibangun diatas arsitektur AWT (AbstractWindows Toolkit). AWT adalah GUI toolkit yang dikembangkan oleh Sun engineer sebelum swing muncul. Kelemahan utama AWT adalah fleksibilitas tampilan GUI, seperti painting method yang masih sangat primitif. Swing dimaksudkan untuk memperbaiki kekurangan dari AWT tanpa harus membuang teknologi yang sudah dibuat dan membuatGUI toolkit baru dari nol.Komponen AWT diletakkan dalam satu package yaitu java.awt,didalamnya terdapat komponen-komponen GUI dasar, salah satunya adalah Component. Class Component adalah moyang dari sebagian besar komponen AWT maupun Swing. CheckBox, Label, Button dan beberapa komponen AWT lainnya adalah turunan langsung dari class Component. Namun dalam kenyataanya arsitektur demikian tidak memberikan fleksibilitas yang cukup memadai untuk membuat berbagai macam komponen baru yang dibutuhkan dalam desktop application.
Swing muncul dengan membawa teknologi AWT yang telah ditambahkan dengan banyak kemampuan. Nyaris semua komponen GUI dari swing merupakan turunan class Container dan class Container adalah turunan dari class Component.

BERIKUT ADALAH CONTOH PROGRAM MENGGUNAKAN SWING SEDERHANA :

1. pilih file -> new file maka akan muncul kotak dialog berikut :
pilih pilihan swing GUI Forms -> lalu pilih JFrame Form klik next

tampilan akan Seperti terlihat di dialog New JFrame dialog dibawah ini




beri nama penjumlahan kemudian finish


Buat tampilan form seperti gambar bawah ini, caranya dengan
klik Jendela Pallete di sebalah kanan untuk memilih komponen
apa yang akan dibuat, kemudian klik di jendela Design untuk
menempatkan komponen yang sudah dipilih tadi ke dalam
form. Hasilnya terlihat seperti pada gambar di bawah ini:




Ganti nama setiap komponen agar mudah dikenali. Klik kanan
diatas setiap komponen yang ada dalam Jendela Design diatas,
kemudian pilih menu :
Klik kanan > Change Variable Name ...
Ganti nama komponen-komponen tersebut (sesuai urutan dari
kiri ke kanan, atas ke bawah) menjadi : lblKeterangan, txtA,
lblPlus, txtB, btnHitung, lblHasil.


Menambahkan variable untuk menampung nilai yang akan
dijumlahkan. Klik tombol Source untuk membuka jendela yang
menampilkan kode sumber dari program di atas kemudian
tambahkan kode di bawah ini tepat dibawah definisi dari class
Penjumlahan:
private String str = "Hasilnya adalah : ";
private int a, b;





Menangani penekanan tombol btnHitung. Klik kanan diatas
komponen btnHitung kemudian pilih menu :
Events > Action > actionPerformed
Anda akan dibawa ke jendela Source, ubah
kode program seperti di bawah ini :

private void btnHitungActionPerformed(
java.awt.event.ActionEvent evt) {
// TODO add your handling code here:
a = Integer.parseInt(txtA.getText());
b = Integer.parseInt(txtB.getText());
int hasil = a + b;
lblHasil.setText(str + hasil);
}




Compile dan jalankan program. Tekan tombol SHIFT + F6, atau
klik kanan file Penjumlahan.java kemudian pilih menu Run File.
Tampilan output program :




Catatan :
● Method Integer.parseInt digunakan untuk merubah String
menjadi Integer.
● Method btnHitungActionPerformed akan dipanggil setiap kali
kita memencet tombol btnHitung.

Kamis, 08 Maret 2012

Contoh Penerapan Event Handling 2

kali ini saya tetap memakai package yang telah saya buat sebelumnya
yakni package EventHandling

langsung saja beri class baru yang bernama ClickMe.java
1.ketikkan code berikut ini pada class tersebut :

package eventhandling;
import java.awt.*;
import java.awt.event.*;
import javax.swing.*;

public class ClickMe extends JFrame1 implements ActionListener {
    private JButton tombol;
     
        public ClickMe() { 
            Container container = getContentPane();
            container.setLayout(new FlowLayout());    
     
            tombol = new JButton ("Click Me!");
            tombol.addActionListener(this);
            container.add(tombol);    
     
            setSize (200,100);
            setVisible (true);
        }
     
        public static void main (String arg[]) {
            ClickMe test = new ClickMe();
            test.setDefaultCloseOperation(JFrame.EXIT_ON_CLOSE);
        }
     
        public void actionPerformed (ActionEvent e) {
            if (e.getSource() == tombol) {
                JOptionPane.showMessageDialog(null, "You click me, guys !!!");
            }
        }
}




2. Buat JFrame dengan cara
Pilih File -> New File -> pilih SWING GUI FORMS -> klik JFrame Form



3.Beri nama JFrame 1



4.running program dan shift + F6 atau klik kanan pada project pilih Run File
Pada tampilan running kita akan dapat meng-klik tombol "Click Me!" dan jika
di klik maka akan muncul Message "You click me, guys !!!"




 

Rabu, 07 Maret 2012

Konsep dasar Enkripsi

Apa itu enkripsi?
Pengertian Enkripsi adalah proses encoding (pengkodean/penyandian) sebuah pesan, dan proses tersebut bisa mengambil berbagai macam bentuk. Microsoft memiliki definisi yang bagus mengenai enkripsi ini:
Enkripsi adalah nama yang diberikan untuk proses penerapan algoritma pada sebuah pesan, yang mana proses tersebut akan mengacak data di dalamnya sehingga sangat sulit dan memakan waktu apabila data hasil enkripsi tersebut disimpulkan tanpa mengetahui kode/sandi khusus. Ditambah, algoritma tersebut biasanya melibatkan data rahasia tambahan yang disebut kunci, yang mencegah pesan untuk disimpulkan bahkan jika algoritma tersebut sudah umum dan dikenal oleh publik.

Mengapa  melakukan enkripsi?
Sekarang, dan dapat dipastikan kedepannya akan makin bertambah, Anda memiliki nomor kartu kredit, nomor rekening, dan lain-lain yang bersifat sensitif. Yang mengatakan bahwa informasi tersebut harus ada di suatu tempat jika tidak anda tidak akan pernah bisa menggunakannya. Anda dapat menghafal angka, tetapi Anda tidak dapat mengandalkan memori Anda sebagai satu-satunya sumber untuk menyimpan angka dalam jumlah banyak.
Dengan menuliskan angka-angka tersebut menimbulkan resiko mereka bisa dibaca oleh orang lain. Dengan menggunakan enkripsi adalah cara yang efektif. Dengan cara itu Anda dapat menuliskan data tersebut setelah mengalami pengkodean dan tidak perlu khawatir apabila orang lain membacanya.



 CONTOH PROGRAM ENKRIPSI SEDERHANA



1.Buat Project di Netbeans beri nama enkripsi.Pada project enkripsi,
Pilih File -> New File -> pilih SWING GUI FORMS -> klik JFrame Form


2.Berinama FormEnkripsi1 -> lalu klik finish


3.Maka akan muncul tampilan form sebagai berikut :


4.Tambahkan JTextField dan Jbutton dengan cara klik drag pada  komponen palette


5.Ganti nama setiap komponen agar mudah dikenali. Klik kanan
diatas setiap komponen yang ada dalam Jendela Design diatas,
kemudian pilih menu :
Klik kanan > Change Variable Name ...



6.Kosongkan text pada JTextField dengan cara Klik kanan > Edit Text

7.Tambahkan satu lagi JTextField dan kosongkan text beri nama variabel : HasilEnkripsi

8.Menangani penekanan tombol ButtonEnkripsi. Klik kanan diatas
komponen ButtonEnkripsi kemudian pilih menu :
Events > Action > actionPerformed
Ketikkan coding berikut :

  private void ButtonEnkripsiActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
        // TODO add your handling code here:
        String randomKey = "";
                double randomNumber;
                for (int i=0; i<TeksEnkripsi.getText().length(); i++) {
                    randomNumber = Math.random() * 25 + 65;
                    randomKey = randomKey + (char)randomNumber;
                }
         
                HasilEnkripsi.setText(randomKey);                                       

    }


9.Run file tersebut :


Pada program tersebut saya hanya menggunakan key random untuk mengubah huruf menjadi acak. Selamat mencoba :D